Amblyopia Adalah Penyakit Mata

Amblyopia Adalah Penyakit Mata

Disebut mata malas karena memang mata penderita seperti malas melakukan “pekerjaannya”. Amblyopia merujuk pada keadaan di mana salah satu atau kedua mata tidak mampu berakomodasi secara maksimal. Dengan kata lain kekuatan mata anak menjadi lebih rendah dibandingkan dengan mata normal.

Hal yang menarik adalah kelainan ini bukan disebabkan karena faktor organik dari mata (penyakit yang memang berasal dari organ mata) namun karena otak tidak mampu menerjemahkan apa yang diperintahkan oleh saraf mata dan kelainan ini tidak dapat dikoreksi menggunakan kaca mata.

Amblyopia adalah penyakit mata

Amblyopia adalah penyakit mata

Mata malas (amblyopia) atau lazy eyes adalah sebuah kondisi yang umumnya terjadi pada anak-anak, dimana satu mata tidak mampu mengirimkan sinyal-sinyal yang sesuai dari retina belakang mata melalui saraf optik ke pusat penglihatan di otak. Jika tidak diobati, mata tidak akan berkembang dengan baik dan akan kehilangan penglihatan secara permanen. Meskipun biasanya hanya satu mata yang mengalami amblyopia, tidak menutup kemungkinan gangguan ini bisa terjadi pada kedua mata sekaligus.

Mereka hanya akan menggunakan satu mata yang jelas dan secara tidak langsung, otak akan ‘dimatikan’ saat melihat gambar yang buram. Karena sejak dini hal itu dilakukan, maka mata tidak akan berkembang dengan baik sekalipun sudah menggunakan kacamata atau lensa kontak. Cara Mengatasi Periksakan mata anak sedini mungkin (bahkan dari sejak kelahiran) untuk mengetahui gejala amblyopia dan mencegahnya berkembang menjadi lebih buruk. Apabila terdeksi, pacu anak untuk menggunakan mata yang buram ketika melihat sebuah objek.

 

Fakta Tentang Amblyopia 

  1. Amblyopia biasa terjadi di usia anak-anak dan dapat disembuhkan jika terdeteksi pada umur kurang dari delapan tahun
  2. Jika sampai umur delapan tahun belum terdeteksi, amblyopia bisa berakibat fatal bahkan dapat menjadi kelainan seumur hidup.
  3. Pada penderita yang masih berada dalam tahap ringan sampai sedang, mungkin mereka tidak merasakan gejala yang berarti disebabkan salah satu mata masih bekerja dengan normal.
  4. Pada mereka yang sudah sampai tahap yang lebih berat dapat mengalami pengurangan kekuatan dalam kontras dan melihat benda-benda yang bergerak, serta kesulitan melihat benda-benda tiga dimensi.

 

PENYEBAB

Saluran visual seorang anak sepenuhnya tidak berkembang sewaktu lahir. Sistem penglihatan dan otak perlu dirangsang dengan jelas, focus, diluruskan dengan semestinya, penumpukkan gambar dari kedua mata untuk dapat berkembang dengan semestinya. Perkembangan ini terjadi sebagian besar terjadi pada usia 3 tahun pertama tetapi tidak sempurna hingga usia sekitar 8 tahun. Jika otak tidak mendapat rangsangan visual dengan semestinya dari mata selama periode perkembangan, otak belajar untuk mengabaikan (menahan) gambar dari mata, menyebabkan kehilangan penglihatan. Jika penahanan menetap cukup lama, kehilangan penglihatan bisa permanen. Ada beberapa sebab untuk kekurangan perangsangan visual dengan semestinya, setiap di antaranya bisa menyebabkan sejenis amblyopia.

Amblyopia yang dapat disebabkan oleh kesalahan refractive yang tidak diperbaiki atau ketidakseimbangan refractive, biasanya rabun jauh atau astigmatisme, terutama jika ada perbedaannya besar di antara kedua mata.

Ketidaksejajaran mata (strabismus) juga bisa menyebabkan amblyopia. Mata menghasilkan dua tampilan satu dari masing-masing mata yang biasanya dipadukan atau dipersatukan ke dalam satu tampilan di otak dan lalu diintegrasikan untuk menghasilkan tampilan tiga dimensi dan tingkat tinggi dari kedalaman persepsi. Kemampuan penyatuan tampilan berkembang pada awal masa kecil. Jika kedua tampilan begitu tidak sejajar sehingga mereka tidak bisa dipadukan bersama, otak menahan tampilan, mengabaikan masukan dari mata tersebut. Otak tak sadar akan adanya tampilan dari mata yang terpengaruh meskipun mata mungkin secara struktural normal. Pada orang dewasa, karena saluran visual sudah berkembang, memahami dua tampilan yang berbeda menghasilkan penglihatan ganda (diplopia) daripada kehilangan penglihatan.
Jenis ketiga amblyopia berkembang sewaktu lensa mata berawan atau opacity (katarak) atau kornea mengurangi atau mengubah cahaya yang memasuki mata.

Terapi amblyopia dilakukan sesegera mungkin setelah pasien didiagnosis dokter. Terapi paling baik adalah ketika si anak berumur kurang dari 6 tahun dan harus dimulai sebelum visual anak berhenti berkembang yaitu sekitar umur 9 -10 tahun. Semakin awal terapi dimulai, semakin besar pula kemungkinan untuk sembuh.

Prinsip terapinya yaitu dengan melatih otak untuk menggunakan sinyal visual dari mata yang lemah terlebih dahulu untuk selanjutnya membangun hubungan kuat antara otak dan mata yang kemudian memungkinkan mata untuk bisa bekerja dengan normal kembali. Ada beberapa cara untuk memaksa mata yang lemah menjadi lebih kuat, dua di antaranya yaitu metode oklusi dan penalisasi.

 

Amblyopia Adalah Penyakit Mata

 

This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*